
Tuban, 30 Oktober 2026 – Dalam rangka mendukung transformasi pendidikan dan meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis teknologi, UPT SMP Negeri 3 Tuban menjadi tuan rumah kegiatan Implementasi Digitalisasi Pembelajaran pada Jumat (30/10/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata dalam mendorong transformasi pembelajaran yang inovatif, interaktif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.
Kegiatan ini diikuti oleh enam satuan pendidikan penerima Bantuan Operasional Satuan Pendidikan Kinerja (BOSKIN) Tahun 2026, yaitu UPT SMP Negeri 1 Senori, UPT SMP Negeri 2 Grabagan, UPT SMP Negeri 1 Jatirogo, UPT SMP Negeri 2 Merakurak, UPT SMP Negeri 2 Bangilan, dan UPT SMP Negeri 3 Tuban sebagai tuan rumah.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban, Bapak Drs. R. Dani Ramdhani. Kegiatan ini juga menghadirkan Bapak Zeni Sutrisno, M.Pd. sebagai Fasilitator Daerah (Fasda) yang memberikan pendampingan dan penguatan terkait implementasi digitalisasi dalam proses pembelajaran.
Salah satu agenda utama dalam kegiatan ini adalah praktik microteaching dengan memanfaatkan Media Pembelajaran Interaktif Digital (MPI). Dalam sesi tersebut, para pendidik dari masing-masing satuan pendidikan memperoleh kesempatan untuk mempraktikkan secara langsung penggunaan media pembelajaran digital dalam proses belajar mengajar.
Melalui kegiatan praktik dan berbagi pengalaman ini, para guru didorong untuk semakin kreatif dalam merancang pembelajaran, mengeksplorasi berbagai fitur teknologi, serta mengembangkan metode pembelajaran yang lebih interaktif, menarik, dan berpusat pada peserta didik. Kegiatan ini sekaligus menjadi wadah kolaborasi dan penguatan kompetensi guru dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital.
Digitalisasi pembelajaran bukan sekadar tentang penggunaan perangkat atau kecanggihan teknologi, melainkan tentang bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan secara tepat untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih efektif, menyenangkan, dan bermakna. Perubahan ini menuntut pendidik untuk terus belajar, beradaptasi, dan berinovasi agar mampu memenuhi kebutuhan belajar peserta didik.
Melalui kegiatan Implementasi Digitalisasi Pembelajaran ini, diharapkan seluruh satuan pendidikan peserta dapat mengembangkan dan menerapkan praktik baik yang diperoleh di sekolah masing-masing. Dengan demikian, pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi berlanjut menjadi budaya inovasi di lingkungan sekolah.
Sebagai tuan rumah, UPT SMP Negeri 3 Tuban menyambut baik kegiatan ini sebagai momentum untuk memperkuat sinergi antarsatuan pendidikan, membangun budaya kolaborasi, dan bersama-sama meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Tuban.
Mari terus bergerak bersama, berinovasi, dan menginspirasi untuk mewujudkan pembelajaran masa depan yang berkualitas, adaptif, kreatif, dan berkualitas. Karena digitalisasi bukan hanya tentang perangkat, tetapi tentang perubahan cara belajar dan mengajar demi masa depan generasi penerus bangsa.






























