
TUBAN – Suasana meriah dan penuh semangat demokrasi terasa di lingkungan UPT SMPN 3 Tuban pada Kamis, 24 September 2026. Sekolah ini sukses menggelar hajatan besar tahunan berupa Pemilihan Ketua OSIS (Pilketos) untuk masa bakti 2026/2027. Kegiatan ini dirancang selayaknya pemilu sungguhan guna memberikan pengalaman langsung kepada para siswa mengenai nilai-nilai demokrasi, kejujuran, dan tanggung jawab berorganisasi.

Pelaksanaan pemilihan kali ini berlangsung semarak dengan pembagian 3 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di berbagai titik strategis sekolah. Hal ini dilakukan untuk menghindari antrean panjang serta mempermudah mobilitas pemilih.
Berdasarkan pembagian yang telah ditetapkan panitia:
- TPS 1 diperuntukkan bagi siswa kelas 7, serta jajaran guru dan karyawan, yang berlokasi di depan ruang guru.
- TPS 2 melayani para siswa kelas 8 dengan lokasi yang sejuk di depan Taman Spega Park.
- TPS 3 dikhususkan bagi siswa kelas 9 yang bertempat di Teras BK depan ruang kelas 9.
Ketiga Paslon Berkompetisi Sehat
Pemilihan ini diikuti oleh tiga pasangan calon (paslon) ketua dan wakil ketua OSIS yang merepresentasikan siswa-siswi terbaik UPT SMPN 3 Tuban:
- Paslon Nomor Urut 1: Arramel Azzalia Azzawa (8B), Naufal Irsyaf Fernando (8H), dan I Gusti Made Raditya A.P.W. (7E).
- Paslon Nomor Urut 2: Frandika Fatih Al Farisi (8A), Kayla Titian Intani (86), dan Ahmad Hafidz Rasyidan (7E).
- Paslon Nomor Urut 3: Alecia Marsya Putri (8C), Eizira Bherta Evangelina (8H), dan Drajat Gumelar Waseso J.P (7H).
Pasangan Nomor Urut 2 Unggul dalam Perolehan Suara
Antusiasme warga UPT SMPN 3 Tuban dalam mengikuti pesta demokrasi sekolah juga terlihat dari tingkat partisipasi pemilih.
Berdasarkan rekapitulasi akhir hasil pemungutan suara yang disahkan oleh Waka Kesiswaan, Hasan Asj’ari, S.Pd., total Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 820 pemilih. Dari jumlah tersebut tercatat 697 suara sah dan 61 suara tidak sah, sedangkan 62 pemilih tercatat golput/absen. Dengan demikian, sebanyak 758 dari 820 pemilih menggunakan hak pilihnya, atau sekitar 92,44 persen dari keseluruhan DPT.
Perolehan suara dari ketiga TPS menunjukkan persaingan yang cukup ketat:
- Paslon Nomor Urut 1: Meraih 122 suara di TPS 1, 32 suara di TPS 2, dan 57 suara di TPS 3, dengan total 211 suara.
- Paslon Nomor Urut 2: Meraih 100 suara di TPS 1, 100 suara di TPS 2, dan 55 suara di TPS 3, dengan total 255 suara.
- Paslon Nomor Urut 3: Meraih 54 suara di TPS 1, 76 suara di TPS 2, dan 101 suara di TPS 3, dengan total 231 suara.
Dengan hasil tersebut, Paslon Nomor Urut 2 resmi keluar sebagai pemenang dengan perolehan suara terbanyak yakni 255 suara, disusul Paslon Nomor Urut 3 di posisi kedua, dan Paslon Nomor Urut 1 di posisi ketiga.
Tingginya tingkat partisipasi tersebut menjadi salah satu indikator positif keterlibatan warga sekolah dalam kegiatan demokrasi di lingkungan pendidikan.
Menanamkan Nilai Demokrasi Sejak Bangku Sekolah
Lebih dari sekadar menentukan Ketua OSIS baru, pelaksanaan pemilihan ini merupakan bagian dari proses pendidikan karakter. Peserta didik dapat mempraktikkan secara langsung nilai-nilai demokrasi yang selama ini dipelajari di dalam kelas.
Melalui kegiatan tersebut, peserta didik belajar tentang pentingnya menggunakan hak pilih dengan bertanggung jawab, menghormati perbedaan pilihan, menerima hasil pemilihan, menjunjung sportivitas, serta memahami bahwa sebuah kepemimpinan lahir dari kepercayaan dan tanggung jawab.
Pemilihan Ketua OSIS juga menjadi media pembelajaran kontekstual tentang bagaimana prinsip langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Proses tersebut diharapkan mampu membentuk peserta didik menjadi generasi yang memiliki kesadaran demokrasi, mampu menyampaikan pendapat dengan santun, serta menghargai keputusan bersama.
Bagi pasangan calon yang memperoleh suara terbanyak, kemenangan bukanlah akhir dari proses demokrasi, melainkan awal dari tanggung jawab untuk menjalankan amanah warga sekolah. Sementara bagi pasangan calon lainnya, keikutsertaan dalam pemilihan merupakan pengalaman berharga dalam belajar berkompetisi secara sehat, menerima hasil dengan sportif, dan tetap berkontribusi bagi kemajuan sekolah.
Melalui Pemilihan Ketua OSIS Masa Bakti 2026/2027 ini, UPT SMPN 3 Tuban menunjukkan bahwa pendidikan demokrasi dapat diwujudkan melalui pengalaman nyata di lingkungan sekolah. Dari bilik suara sekolah, peserta didik belajar bahwa setiap suara memiliki arti, setiap pilihan harus dihargai, dan setiap amanah harus dipertanggungjawabkan.
Penyelenggaraan Pilketos UPT SMPN 3 Tuban masa bakti 2026/2027 ini berjalan lancar, tertib, dan sukses menanamkan nilai-nilai demokrasi Pancasila kepada seluruh peserta didik sejak usia remaja. Selamat kepada Pasangan Calon Nomor Urut 2 yang memperoleh suara terbanyak. Diharapkan kepengurusan OSIS masa bakti 2026/2027 yang terpilih nantinya mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, menghadirkan program-program yang kreatif, serta membawa OSIS UPT SMPN 3 Tuban semakin maju, aktif, kratif, inovatif, dan berprestasi.




